MENENTUKAN SIKAP DALAM MEMILIH PEMIMPIN
HARUS ADA ACUAN BERNEGARA DALAM MENENTUKAN SEBUAH KEPEMIMPINAN
Saya Mengutip Sebuah Ayat :
QS.Al-A'raf :96
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ ٱلْقُرَىٰٓ ءَامَنُوا۟ وَٱتَّقَوْا۟ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَٰتٍ مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا۟ فَأَخَذْنَٰهُم بِمَا كَانُوا۟ يَكْسِبُونَ
WALAU ANNA AHLAL QURA'A AMANNA WATTAQAA LAFATAH'NAA ALAIHIM BARAKATIN MINAS SAMAI WAL ARDHI,WALAKIN KADZDZABUU FA AKHAZNNAHUM BIIMAA KANUU YAKSIBUUNA.
Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.
QS.An Nisa : 59
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَاُولِى الْاَمْرِ مِنْكُمْۚ فَاِنْ تَنَازَعْتُمْ فِيْ شَيْءٍ فَرُدُّوْهُ اِلَى اللّٰهِ وَالرَّسُوْلِ اِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ وَّاَحْسَنُ تَأْوِيْلًا ࣖ ٥٩
YA AYYUHAL LADZINA AMANUU ATHII-ULLAHA WA ATHI-UR RASSULA WA ULIL AMRI MINKUM FA INTANAZA'TUM FII SYAI-IN FARUDDUUHU ILAL LAHI WARRASULI INKUNTUM TU'MINUNA BILLAHI WAL YAUMIL AKHIRI,DZALIKA KHAIRU WA AHSANU TA"WILAN.
"Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nabi Muhammad) serta ululamri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah (Al-Qur'an) dan Rasul (sunahnya) jika kamu beriman kepada Allah dan hari Akhir. Yang demikian itu lebih baik (bagimu) dan lebih bagus akibatnya (di dunia dan di akhirat)."
Negara Kesatuan Republik Indonesia Dibentuk Atas Dasar "Berkat Rahmat Allah yang maha kuasa" (UUD 1945), Dan Itu Sudah Menjadi Kesepakatan Para Pendahulu kita Yang senantiasa berjuang untuk kebaikan Negara.
Kepemimpinan Di Indonesia Memang hari ini sangat menjadi hal yang sangat serius,Penuh dinamika,dan berbagai macam intrik,Bukan Hanya Di Pilpres tapi juga Sampai kepada pemilihan kepala daerah, Itu karena Indonesia Sangat Penting dan berharga dimata internasional, Sehingga orang orang luar pun ikut memainkan peran mereka dalam dunia politik Indonesia,
Yang Menjadi Persoalan adalah kita memiliki sumberdaya alam yang banyak ,namun kita tidak bisa mengelola secara benar, karena sistem bernegara kita senantiasa di acak acak demi kepentingan tertentu, bahkan banyaknya calon kepala daerah boneka, yang sengaja dititipkan untuk mencapai sebuah tujuan.
Sementara Kehidupan masyarakat kita tidak punya arah yang jelas, mereka hanya mengikuti tren,tanpa harus banyak belajar dan mencernah, Karena kita telah terjajah secara sistem.
Sampai Hari ini kolonialisme Dinegara kita masih tetap ada dan terus berjalan, mereka menjajah pikiran dan peradaban kita, Bahkan Agama dan budaya negeri ini sudah dikesampingkan bukan lagi menjadi prinsip yang utama. Karena Musuh terbesar dari sebuah penjajahan adalah "AGAMA & BUDAYA" Jika Agama Dan Budaya Di Singkirkan Maka Eksploitasi Sumberdaya alam mereka Dapat Dirampas dengan mudah.
Jika Engkau ingin Merusak Sebuah Negara Rusak Dulu Para Wanita nya,Dan Ketika Para Wanita Rusak Niscaya Para Kaum Lelakinya pun ikut Menjadi Rusak, Setelah itu Rusak pula Para Pemudanya Dan jika para pemuda nya rusak maka orang tuanya pun ikut rusak, dan jika sebuah kaum sudah menjadi rusak maka mereka memilih pemimpin berdasarkan hawa nafsu mereka, Dan jika mereka memilih pemimpin berdasarkan hawa nafsu maka lahirlah "Pemimpin yang Jahil", Dan Jika Sebuah Negara dipimpin oleh pemimpin Jahil maka tanamkanlah sistem kepada mereka yang menjadikan mereka budak liberalisme.
Ingat Kawan Sebuah Pesan orang bijak Bahwan Perang Yang paling berbahaya adalah perang melawan pemikiran dan sistem, itulah menjadi Alasan kenapa Palestina tidak bisa merdeka dan negara timur tengah selalu menghadapi konflik karena mereka tidak bisa dijajah oleh sistem maka mereka dibinasakan lewat pertempuran, Sementara negara yang dijajah oleh sistem akan senantiasa menjadi budak liberalisme.
Rakyat Yang Cerdas dan Memahami akan kembali Kepada nilai nilai Agama Dan nilai nilai Warisan Leluhurnya untuk membentengi diri mereka dari pengaruh Sistem yang Buruk.
By : Muhammad Gafra
Komentar
Posting Komentar